Pahami Materi dengan Mudah Melalui Jenis Modifikasi Belajar Ini

Setiap murid atau anak tentu membutuhkan beberapa waktu untuk mencerna informasi dari materi pelajarannya. Hal ini karena tidak semua anak bisa cepat mengerti apa yang dipelajarinya. Mereka juga memiliki caranya sendiri dalam meningkatkan konsentrasi dan daya ingat guna mempermudah proses belajar.

Maka dari itu, orang tua maupun guru berperan penting dalam memberikan pelatihan dan pengajaran yang menyenangkan sekaligus mempermudah anak. Berikut ini adalah berbagai modifikasi belajar untuk mempermudah murid, yang dapat diterapkan oleh setiap guru:

Komputer untuk Pengolah Kata di Kelas

Di era digital seperti sekarang, semua murid diharuskan memiliki kemampuan mengetik dan menggunakan keyboard. Alat ini sangat membantu anak yang mengalami kesulitan dalam menulis dengan tangan, hingga mendengarkan informasi. Selain itu, diperlukan program pengolah kata sebagai alat bantu anak untuk menulis laporan dan mencatat materi dari pelajaran di kelasnya.

Dilansir dari buku Maksimalkan Potensi Belajar Anak Anda karya Cheri Fuller, Dr. Mel Levine pernah mengatakan bahwa sebuah program pengolah kata dapat membantu anak-anak yang memiliki masalah dengan memori. Selain itu, program pengolah kata juga dapat memperbaiki kemampuan menulis anak. Metode ini juga cocok diterapkan bagi anak dengan gaya belajar taktil dan kinestetis.

Memodifikasi Gerakan

Anak dengan kemampuan belajar kinestetis, tentu membutuhkan gerakan yang dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Agar konsentrasi mereka semakin meningkat dengan baik, guru dapat meminta anak untuk memodifikasi gerakan yang diinginkan.

Misalnya, berpindah dari satu tempat duduk ke tempat duduk yang lain tanpa harus mengganggu teman-temannya. Metode lainnya adalah guru dapat menyuruh anak untuk membagikan kertas ulangan sambil berjalan, hingga mengantarkan berkas-berkas milik guru ke kantor. Modifikasi gerakan ini memiliki hasil yang luar biasa. Ketika anak bosan duduk di tempat dalam jangka waktu lama, melakukan gerakan-gerakan lain justru meningkatkan fokus mereka.

Alat Bantu Visual

Tidak sedikit anak yang terbantu dengan visual, ketika memahami materi suatu pelajaran. Pasalnya, tidak semua anak dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat hanya dengan duduk tenang sambil mendengarkan gurunya. Ada juga beberapa anak yang lemah dalam pendengaran dan mudah terganggu.

Baik guru maupun orang tua, dapat mengajari anak didiknya dengan menggunakan metode visual seperti peta pikiran di papan tulis. Misalnya, guru bisa mengganti menghilangkan informasi tertentu pada penjelasan suatu materi dengan titik-titik. Nantinya, anak dapat mencatat dan mengisi titik-titik tersebut. Atau bisa juga dengan menggambar maupun membuat peta konsep bercabang.

Diskusi antara Anak dengan Guru

Metode diskusi kelas juga menjadi salah satu bentuk modifikasi, yang mempermudah dan mengatasi masalah belajar pada anak. Banyak dari mereka yang merasa cemas dan takut ketika guru menunjuknya tiba-tiba untuk menjawab soal. Permasalahan ini bisa diatasi dengan mengajak anak untuk berdiskusi atau berkomunikasi. Kesepakatan yang dibentuk antara guru dan murid, tentu akan menghilangkan rasa cemas ketika menjawab pertanyaan.

Ada beberapa cara berdiskusi dan membentuk kesepakatan terhadap anak. Misalnya guru tidak memanggil murid sampai mereka berdiri dan memberikan isyarat. Metode lainnya adalah memanggil anak hanya untuk menjawab pertanyaan dengan jawaban ya atau tidak saja.

Mengajar dengan Cara Berbeda Setiap Hari

Cara mengajar yang terlalu monoton tanpa ada aktivitas interaktif, tentu membuat murid atau anak cepat bosan dan mengantuk selama pelajaran berlangsung. Maka dari itu, penting buat guru untuk menerapkan dan memodifikasi metode mengajar setiap harinya.

Misalnya materi tentang bagian bunga. Hari pertama guru mengenalkan topik tersebut dengan gerakan tangan atau semacam kerajinan tangan. Hari berikutnya, guru dapat menggambar diagram atau bagian bunga yang disertai dengan nama-namanya. Pada hari selanjutnya, guru membaca dan menjelaskan materi dari buku dengan suara keras. Dengan begitu, semua anak dengan gaya belajar yang bervariasi dapat menyimak pelajaran dengan baik.

Kesimpulan

Itulah bentuk modifikasi yang dapat diterapkan oleh setiap guru, guna mempermudah murid atau anak dalam memahami sebuah materi pembelajaran. Perlu diketahui, kegiatan belajar yang monoton dan cara mengajar yang terkesan memaksa atau keras, dapat menghambat perkembangan anak untuk maju, serta membuat suasana hati anak untuk belajar menjadi bosan.

Dengan menerapkan modifikasi kegiatan belajar, anak menjadi tidak bosan dan tetap semangat untuk belajar. Bentuk modifikasi belajar yang disebutkan di atas juga mengandalkan beberapa kemampuan. Sebut saja seperti kinestetik yang perlu memodifikasi gerakan dan visual yang memerlukan alat bantu visual. Tidak lupa, mengajar dengan cara berbeda juga mendukung kemampuan belajar murid yang bervariasi seperti kinestetik, visual, audio, taktil, dan lainnya.

Membahas tentang bentuk modifikasi belajar yang dapat diterapkan guru untuk para murid, Quantum Edukasindo Paradigma menyediakan berbagai program pendukung kegiatan belajar dan perkembangan anak secara psikologis. Mulai dari pendampingan belajar efektif, Quantum Learning, komunikasi efektif baik antar murid dan guru maupun anak dan orang tua, hingga pengembangan karakter.

Ketika anak tumbuh dewasa, saatnya untuk mengetahui seberapa jauh kecerdasan dan kemampuan yang dimilikinya. Sebagai biro psikologi berpengalaman, Quantum Edukasindo Paradigma menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung untuk menjadikan individu sebagai karakter yang pantang menyerah dan mudah beradaptasi dalam lingkungan kerja. Program yang ditawarkan antara lain tes IQ online, tes bakat minat, tes kepribadian, pelatihan dan pengembangan SDM, training, teamwork, dan lainnya.

Share artikel ini:

Sumber:

Fuller, Cheri. 2007. Maksimalkan Potensi Belajar Anak Anda. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Butuh bantuan?

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi customer service kami dengan menakan tombol dibawah ini

×

Halo!

Silahkan tinggalkan pesan melalui chat Whatsapp atau kirimkan email ke humas.qep@gmail.com

×